dokterleonardo's Blog

Archive for November 2012

ternyata keindahan kota tua di malam hari tak mampu usir kegundahan akan jarak yang ternyata begitu jauh. dan racun ini kembali jadi solusi tengah.

IMG_8453edit

photo by: allan

Advertisements

Beeegh….
Ini namanya kebingungan tingkat dewa…
Aku jauh melangkah kesini untuk  semua tujuan yang tiba-tiba muncul dan memberikan peluang untuk  aku ambil semuanya. Dengan ketamakan sifat manusiawi dan ambisi makhluk hidup yang dibekali akal oleh sang pencipta. Ketika muncul semua cita-cita sekaligus, mereka berpotensi untuk memberikan kebahagiaan  maksimal, saling meruntuhkan satu sama lain hingga hanya tersisa satu cita terkuat, atau bahkan menghancurkan semua hingga tak ada yang bisa digenggam lagi.

Utama bagi semua manusia, termasuk aku tentunya pilihan pertama. Dimana semua cita tertumpuk dalam satu titik dengan sebuah jalan terbentang lebar langsung mengarah pada titik itu. Dimana hanya dengan sekali menghentak otot, aku bisa melesak ke sana.  Kalau anda-anda berfikir masih ada kebahagiaan diatas itu adalah dengan mendapatkan semua hal tersebut tanpa usaha. No sob, aku tidak masuk dalam kategori itu. Aku bakal jauh lebih menikmati “buruanku” dibanding harus menerima “hidangan” yang langsung ditata indah di piring makan lebar kesayanganku.
dengan menggelontorkan sejumlah energi yang dibakar dari cadangan energi yang tersimpan di balik timbunan otot-otot kecil ku. aku akan memaksimalkan “endurance” dalam perjuanngan memburu mimpi. cita-cita yang aku mulai paham mengapa disebutkan berulang karena tidak mungkin merupakan satu tujuan tunggal. ada beberapa hal sekaligus didalamnya.
Semoga aku bisa meraih semua mimpi-mimpi dengan cara seperti ini. amien

hal kedua adalah dimana semua cita-cita saling meniadakan, hinngga menyisakan cita ter-realistis
karena kepentingan, muatan dan kesenangan dalam tujuan akhir cita-cita itu adalah tidak terbatas, maka mereka dapat saja saling meniadakan. cita yang saling berbenturan. dan kita harus memilih untuk meniadakan satu atau beberapa diantaranya untuk cita tertinggi. ini adalah dilema.  akan sangat sulit untuk memutuskan dengan hati yang ikhlas bagian mana yang harus dihapus dari mimpi-mimpi sepanjang perjuangan ini.

Hal terakhir adalah dimana cita-cita yang ada tidak ada yang mau menarik diri. Manusia yang identik dengan segala sifat manusiawinya, tidak pernah puas, berusaha untuk mendapatkan segala keinginannya, dan sifat-sifat keserakahan lainnya akan senantiasa berusaha, mencocokkan keadaan, memposisikan diri, mengupayakan langkah-langkah dan mencari dukungan agar keinginannya terpenuhi. Mereka tidak sadar bahwa hal yang mereka upayakan tersebut, menarik ulur keadaan, menahan langkah agar semua berjalan beriringan, punya potensi untuk menghancurkan semua hal sekaligus.
Tidak ada satu hal pun yang bakal teraih, dan mereka haruskan mulai meretas kembali mimpi-mimpi baru. Angan-angan baru, dan mulai meletakkan minat akan hal-hal asing yang bahkan tidak pernah terlintas sebelumnya. Aku yakin tidak akan mudah memulai semua dari titik nol kembali. Walaupun masih ada kemungkinan behasil, tetap akan ada poin-poin kekecewan, ketidakpuasan di masa yang akan datang. Akan ada titik dimana kita akan berfikir ulang, sandainya-seandainya-dan seandainya.
Pikiran-pikiran negatif itu akan merusak kebahagaiaan akan pencapaian yang kita dapatkan. Cita baru yang diimplan ke dalam otak dengan upaya yang tidak mudah akan berkurang makna dengan membandingkannya tehadap kegagalan mimpi masa lalu.

Disini aku mencocokkan dengan keadaan sekarang.

Anggaplah aku punya cita-cita 4. Ada A,B,C,danD.

A
Adalah mimpi masa kecil yang membuat aku terus bergidik ketika melewati kumpulan orang-orang yang telah masuk ke dalam dunia hebat itu. Aku berkali-kali gagal menyusul. Barbagai kendala terus mengikuti setiap aku akan melangkah mendekati titik itu. Aku pernah memyerah untuk mimpi ini, tapi belakangan aku mulai berfikir keadaan yang kujalani saat ini mengarahkan untuk kembali memikir ulang hal yang sempat terlupakan. Sungguh akan menjadi suatu pencapaian terbaik dalam hidupku jika aku berhasil raih mimpi “A”

B
adalah cita untuk berjalan dengan objek indah yang dititipkan buat aku. Melangkahkan kaki sambil sesekali berhenti dan memperkenalkan objek itu terhadap keindahan dunia, nikmat illahi, arti hidup, perjuangan masa lalu, dan membekali objek itu segala sesuatu agar nanti suatu saat dia akan mempu melanjutkan perjalanan penuh tanda-tanya ini sendiri. Tanpa aku yang menggenggamnya erat. Sungguh akan sangat menyenangkan jika dapat menyaksikan objek itu memancing dengan kail yang kutempa dengan keringatku. Aku akan teteskan banyak airmata haru untuk setiap ikan yang berhasil ditunjukkan ke arahku.

C
Adalah mimpi untuk melakukan banyak hal tanpa batasan kemampuan. Tentunya kebebasan yang masih memiliki tanggung jawab. Keahlian, keterampilan, pengetahuan, dan izin untuk mengabdikan diri pada dunianya. Melakukan banyak hal untuk banyak orang. Melihat sesuatu yang tak dapat terlihat kasat mata oleh berpasang-pasang mata “biasa”. Sungguh ini adalah mimpi yang sangat terhormat. Menjadi abdi bagi kemanusiaan dan bukan hanya menjadi abdi bagi manusia lain. Aku akan berteriak sekeras mungkin jika ada hal janggal yang kutemui, walaupun terdengar aneh bagi orang biasa seperti tulisanku tadi.
Dan mereka akan mempercayai kalimatku atas bukti-bukti ku.

D
Adalah mimpi baru yang sepertinya mustahil. Banyak hal yang menyudutkan, banyak hal yang menghalangi, banyak hal yang menentang. Banyak pandangan yang miring, banyak dugaan yang menyakitkan, banyak keraguraguan. Banyak faktor yang seolah-olah tidak inginkan aku raih mimpi ini.
Memang hal ini adalah mimpi baru, yang datang tiba-tiba dan menyedot semua isi pikiranku. Meledakkan semangat saat aku berjalan kearahnya, dan sebaliknya melemahkan langkah saat arahku berlawanan. Ini adalah dinamika hidup. Dimana kadang aku berjalan ke arah yang kuinginkan, tapi kadang-kadang arah itu berbelok arah tanpa bisa kutebak tujuannya.
Tapi aku sangat yakin, ketiga mimpiku diatas tidak akan indah tanpa pencapaian cita yang ini. Ya, ini adalah pelengkap. Pelengkap keberhasilan. Kamu tau artinya? Tidak akan ada keberhasilan yang kurasakan lengkap jika D ini tidak kumiliki.

Entah apa yang kalian pikrkan dari ABCdanD milikku.

Aku hanya menulis apa yang kupikirkan. Dan tidak pernah sedikitpun punya niat buruk.

Kita lanjutkan.

Saat ini aku anggap kita sudah terkait dengan empat hal dalam mimpiku  diatas. Sama-sama sepakat bahwa keempat hal diatas adalah PENTING. Merupakan tujuan semua perjuangan hidup. Tujuan utama. Memang aku bukan hidup hanya untuk keempat hal itu, tapi keempat hal itu bakal buat aku merasa hidup

Aku saat ini sedang dalam langkah untuk mencapai C, dan aku tidak menafikkan dalam perjalanan ini aku sesekali melirik jalan menuju  A, tiba-tiba hari ini sebuah pintu  dibuka untuk mendapatkan A. Wah, Ini adalah mimpi indah yang menyeramkan.

Aku hanya bisa melewati pintu itu dengan beberapa langkah meninggalkan C. Walaupun aku sebenarnya bisa menyusul kembali agar A dan C dapat berjalan beriringan. Tapi sepertinya mereka tidak sejalan. Dan ketika aku dalam langkah mantapku menatap C aku meninggalkan B jauh. Melewatkan beberapa hal dalam B.

Saat ini jika aku ambil pilihan A yang selama ini menjadi mimpi-mimpi nyata ku, aku akan semakin menjauhi B. Menambah rentetan waktu kehilangan berbagai momen indah dalam B.

Dan D yang kujumpai dalam perjalanan C  ku akan sangat mungkin pergi untuk selamanya. D ini adalah mimpi terlemah dan sekaligus terindah, dan aku tidak akam mau menepikan D ini untuk hal-hal lain

Kusimpulkan
1. A adalah mimpi terbaik, B adalah cita terkasih, C adalah harap termulia, dan D adalah tujuan tercinta.
2. C sudah sangat dekat dengan nyata
3. B masih tercapai walaupun tidak sesempurna harapku
4. D masih butuh keyakinan untuk datang
5. A saat ini datang dengan sejuta iming-iming indah yang mampu hancurkan C dan D

Masalahku : AKU MENDAMBA A

Entahlah, aku tidak paham kemana takdir bawa masa depanku.

Semoga kalian membacakan sebaris doa, sebaris doa buatku, doa manusia tamak yang menginginkan semua hal teraih
Amiien ya Allah.. Amiien ya Rabb

saat ini nyaris mendekati setahun tulisan ini kulahirkan..
B terjaga denganbaik, C tingal menunggu waktu, D sudah kuganti dengan mimpi baru yang lebih indah… dan aku tetap menunggu kesempatan untuk menuju A

Seribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh..

Aku masih kelas dua smp..

Dengan haru, aku lihat proses datang kamu..

Mata bening, paras elok, tubuh sehat…

Bertahun menjalani kehidupan tumbuh menjadi yang terbaik di tingkatmu…

Melebihi kapasitas sebayamu..

Dan beranjak menjadi idolaku…

Sunguh sosok kebanggaan yang aku kagumi…

Kini berada di persimpangan jalan…

Berada di peralihan waktu…

Saat memilih masa depan…

Aku takut kau tersesat sayang..

Aku takut kau salah langkah…

Keras tanganku mencengkrammu, karena cinta yang amat sangat..

Sungguh, selalu kuselipkan doa untukmu…

Selamat bertambah usia, hanya sebaris doa untuk kamu yang selalu aku harapkan…

Kelak, kau bakal menjadi LEO yang menggantikanku…

Kutulis tepat dihari pertama usia ke lima belasmu

beberapa hari ini, selain ga punya banyak waktu.. ga punya banyak ide, ga punya keinginan buat nulis…

blog aku ga berjaan semestinya

dua posting ga bisa launching…

halah…..

 

salah satunya padahal tulisan yang harusnya launching 29 November

KESAL…!!!!

Lama sudah tidak menulis..
Bebeapa waktu kebelakang lebih banyak diisi kesibukan studi…
Kasus-kasus datang silih berganti yang menuntut aku berfikir lebih keras, mencari pembenaran dari setiap tindakan secara ilmiah, memeras lebih banyak keringat memeriksa setiap milimeter tubuh korban-korban.. Tujuan utamanya tentu memecahkan misteri dibalik kasus-kasus yang ada, sekaligus menambah jam tebang medikolegalku.. Kelak akan kupakai memecahkan kasus-kasusku sendiri..

Beban karya tulis juga banyak menyita waktu…
Aku harus mulai paham bagaimana menulis ilmiah yang baik.. No misconduct..
Mulai dari panduan cara menulis, bimbingan dan dengar pendapat para guru, literatur dalam dan luar negeri yang harus di lalap tanpa sambel… Pagi siang sore malam selalu digenggaman tangan dan tetap harus diintip sesering aku bisa, disela rutinitas yang terus berjalan dan tidak  mau menuggu tugas-tugasku selesai.

Jeda juga ada…
Ga selamanya kehidupan monoton.
Aku masih sempat menghabiskan sore bermain kartu.. Hahaha, iya.. Kami beberapa anak “nakal” di sini.. Anggaplah anak nakal.. Bersenda gurau campur baur konsulen, residen, mantri, cleaning service, tertawa diujung kesibukan melayani medis dan hukum.. Kopi, rokok.Ah.. Ini adalah salah satu bagian terbaik dari suasana keluargaku ini.

dua yang terindah,
Satu bocah indah ribuan kilometer di barat
Satu wanita indah ratusan kilometer di timur

Kalian selalu jadi motivasi,

Bocah yang suaranya direkam, memanggil aku dengan nada rindu.. Berulang kali rekaman itu kuputar, temani setiap proses yg aku tempuh..sambil membaca, menulis, istirahat..tentunya bukan disaat aku melayani para pencari keadilan yang dikirim polisi ke sini.

Wanita yang masih dirundung sedih di timur sana, yang saat ini hanya bisa menatap tulisanku. Pesan-pesan singkatnya yang setiap saat bisa bikin aku bekerja seperti orang kesetanan. Nada manja dalan setiap percakapan selalu bikin aku bangkit.

Aku punya ribuan potretmu bocah.. Yang aku bisa hafal setiap momen dibalik potret-potret itu.. Mulai dari saat masih di rahim ibumu.. Saat aku bahkan belum siapkan doa yang aku titip dalam namamu, sampai saat terakhir aku potret kau menggenggam sisir, belenggak-lenggok menyanyikam “naik kereta api tuuut tuuuut” hibur ayah yang kau lihat gundah.. Semua masih kusimpan rapi nak.. Kelak kuceritakan berulang-ulang semua momen itu kalau kau sudah bisa mengerti.

Hey, wanita indah di timur sana..  walaupun hanya ratusan lembaran potretmu, tapi sebagian momennya adalah inspirasi. Pemicu ledakan adrenalin.. Aku tau, harus selesaikan proses penambahan gelar ini. Cita-cita yang lain yg juga akan ku tempuh dengan otot.. Agar aku ditugaskan berkeliling negeri ini dan membawamu serta, bersama bocah indah yang kau sebut, mulai curi hatimu.

Kalian berdua adalah inspirasi,
Kalian berdua adalah ambisi
Kalian berdua adalah indah

Tetap peluk aku denga cara kalian…. Suatu saat nanti aku akan jadi segalanya untuk kita

Sesaat sebelum aku mulai mencari fakta dibalik kasus-kasus dugaan kejahatan

Ayo Besi, helaku pada kuda jantan yang kurawat sejak lahir…
Aku tak mau ketinggalan..
Disana akan kutemui dia
Jangan tertawakan aku sobat, kita sudah saling mengenal sejak kau pertama minum..
Aku sungguh-sungguh…

Heiyeaaah…
Kau tak perlu kupecut agar melesak sobat..
Aku tau kecepatanmu

Hey, Besi…
Pikirku, kau takkan sanggup berlari ke tangga awan itu..
Dimana bidadari yang menggenggam mawar itu akan singah
Iya sobat, dia singgah sebelum naik ke khayangan

Kau berhenti, tunggu aku disini..
Akan kubeli kereta kencana itu, untuk gantikanmu sejenak..
Aku masih butuh kakimu untuk kembali ke rumah kumuh kita.

Kereta itu terlalu jauh dari kau besi…
Tapi jangan takut..
Aku masih kuat berlari kesana

Aku berpacu dengan denyut jantungku
Sampai batas tenaga
Yak, aku pelari seperti besi si jantan

Anak muda, berapapun harga kencanamu..
Aku tukar dengan kesempatanku
Bawa aku ke kaki langit

Dan kencana itu bawa aku lima belas menit sebelum kelebat bidadari itu tertangkap sudut mata
Demi apapun…
Ini sudah cukup..
Aku tau, kelebat itu akan kembali suatu waktu..
Sekembalinya dari khayangan…

Pak tua pecandu berburu itu mulai putus asa dengan senapan api tuanya.
Sudah tidak ada peluru yang tersisa.

Dia melihat dengan pandangan nanar, rusa cantik dibalik belukar sana
Diantara lembah yang curam diantaranya
Pelurumu tak bakal sentuh bulu ku pak tua, pekik rusa cantik itu

Yah, kau benar rusa… Kau boleh saja tak yakin peluruku sampai..
Karena kau belum pernah kenal senjata api tua ini.
Ini adalah senjata sisa perang
Sudah pernah kuletuskan untuk rusa cantikku dulu..

Dan kali ini, aku tak tarik pelatuknya
Karena tak ada peluru yang tersisa

Aku hanya punya teropongku, dengan satu kacanya yang pecah
Setidaknya, bayang burammu masih bisa kuindera

Aku akan pulang, nanti.. Saat teropong pecah ini tidak melihat apapun kecuali hitam

Pak tua, ada sebutir peluru kusimpan di seberang sana.
Sebutir terakhir..
Buktikan umbarmu..
Apakah senjata tuamu sanggup melewati lembah curam itu? Semak belukar ini?

Demi massa rusa,
Aku akan ledakkan senjata ini.
Seperti saat dia jatuhkan rusa sebelum mu..
Dan kau akan roboh diseberang sana menunggu aku menyeberangi lembah itu dengan  jalanku.
Dan semoga kau tak beranjak dari sana.

#two ou nine


Advertisements

    • Bayu Fajar Pratama: *idul adha maksud saya dok hehe :D
    • Bayu Fajar Pratama: Harus potong kambing lagi dong saya, dok -_- Selamat hari raya iduladhs. Mohon maaf lahir dan batin ya dokter :)
    • dokterleonardo: Hahahaha, iya bay.. tuker nama bay... terlalu banyak nama bayi di contact gw 🤣🤣

    Categories